Cara Aplikasi Pupuk Hantu Untuk Pepaya

Teknologi-Jimmy-Hantu-150-Untuk-Meningkatkan-Hasil-PertanianPupuk Hantu – Pepaya merupakan tanaman buah yang bernilai ekonomi tinggi. Budidaya pepaya sekarang sedang mengalami peningkatan dikarenakan tingginya permintaan pasar akan buah ini. Jenis pepaya calina merupakan yang cukup digemari karena tingginya permintaan atas buah tersebut.

Pepaya jenis ini sedang popular bukan hanya karena ukuran pohonnya yang menarik, kabarnya Carefour selalu menyetok persedian papaya calina ini 8 ton perminggu dengan harga 3.500/kg. Pepaya Calina akan berbunga dalam usia 4 bulan dan dapat dipanen ketika berusia 7-8 bulan dan terus berbuah hingga berusia 2 tahun.

Ketika menanam buah papaya tentunya kita harus memperhatikan teknik perawatannya agar bisa menghasilkan secara maksimal. Penggunaan pupuk yang tepat pasti akan berdampak positif terhadap perkembangan dan hasil panen papaya. Berikut adalah poin penting yang harus kita perhatikan:

A.Pembibitan

  1. Pilih bibit papaya yang berkualitas/berlabel/unggulan.
  2. Sebaiknya media tanam yang digunakan adalah campuran tanah dan pupuk kandang yang sudah jadi dengan perbandingan 2:1. Lalu isi masukkan media tanam tersebut dalam polibag berukuran 9 x 10.
  3. Saat akan disemaikan, rendam dengan larutan pupuk hantu (zpt hantu multiguna exclusive/zpt ratu biogen) dengan takaran 2cc/liter. Rendam selama 10-15 menit kemudian tiriskan dan semaikan pada media tanam yang telah dipersiapkan denagan kedalaman 1cm kemudian tutup dengan tanah.
  4. Siramlah secukupnya dan jaga kelembabanya dengan dikasih naungan diatasnya. Usahakan jangan terlalu basah. Lalukan penyiraman setiap harinya saat pagi/sore hari.
  5. Perkecambahan biasanya terjadi sekitar 2 minggu hst.
  6. Dan lakukan pemindahan bibit saat tingginya mencapai 15-20 cm.

B. Persiapan lahan

  1. Sebelum bibit ditanam hendaknya lahan sudah digemburkan dengan dibajak/cangkul dan kondisinya telah bersih dari gulma.
  2. Buat bedengan Buatkan bedengan dengan lebar 2m – 2,5m, tinggi bedengan 20 – 30 cm dan jarak antar bedengan adalah 60 cm.
  3. Sebaiknya jarak antar tanaman pada bedengan disesuaikan dengan luas lahan yang digunakan menanam papaya. Acuannya bisa memakai aturan 2 x 2 m, 2 x 2,5 m, hingga 3×3 m tergantung luas lahan.
  4. Buat lubang ukuran 50 x 50 x 40 cm di atas bedengan, dengan jarak tanam 2 x 2,5 m. Perlu juga menambahkan pupuk kandang dengan takaran 10-20kg/ lubang tanam.
  5. Periksa kondisi tanah. Bila dirasa terlalu asam (PH < 5 ), maka bisa ditambahkan dengan kapur atau dolomite. Pemberian dolomit setidaknya 1- 2 minggu sebelum tanam.

C. Penanaman

  1. Keluarkan bibit yang telah siap ditanam dari polybag. Usahakan jangan sampai merusak akarnya.
  2. Masukkan bibit tersebut kedalam lubang tanam. Dan tutup dengan tanah hingga sempurna.
  3. Lakukan penyiraman tiap pagi atau sore hari. Tambahkan dengan menggunakan pupuk hantu dengan dosis 2ml/liter setiap 5-10 hari sejak tanaman dipindahkan.

D. Pemeliharaan & Pemupukan

  1. Lakukan penyulaman bila ada tanaman yang gagal/mati.
  2. Lakukan penyiangan lahan ketika mulai muncul gulma.
  3. Lakukan pembubunan agar akar papaya kuat dan mencegah lubang tanam tergenang air saat musim hujan.
  4. Agar tanaman sehat dan tumbuh dengan maksimal maka tambahkan dengan pengocoran POC Jantan sebagai nutrisi tanahnya.
  5. Lakukan penyemprotan dengan pupuk hantu hantu (zpt hantu multiguna exclusive/zpt ratu biogen) dengan takaran 2 cc/ltr setiap 10 hari sekali pada bulan pertama, 20 hari sekali pada bulan kedua, dan sebulan sekali sesudahnya.
  6. Setelah tanaman mulai berbunga, teruskan pemakaian pupuk hantu dengan menambahkan NPK Jagotani dengan dosis 2 cc/ltr.

E. Hama dan Penyakit

Biasanya hama dan penyakit yang menyerang pepaya California adalah, lalat buah, dan jenis Jamur. Hal ini bisa ditanggulangi dengan mengidentifikasi serangan hamanya kemudian memilih pestisida yang efektif untuk hama tersebut.

F. Panen

Pepaya khususnya papaya calina akan berbunga dalam usia 4 bulan dan dapat dipanen ketika berusia 7-8 bulan dan terus berbuah hingga berusia 2 tahun. Frekuensi panen bisa dilakukan setiap 10 hari sekali.

 


Comments
  1. 2 years ago

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *