Sukses Bertani Jagung Dengan Pupuk Hantu

JagungPupuk Hantu –  Jagung merupakan tanaman yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Walaupun mudah dibudidayakan, namun hasil panen jagung kadangkala tidak maksimal disebabkan kurangnya pemahaman dalam teknis budidaya jagung. Petani perlu memperhatikan teknik dan cara budidaya jagung yang benar, tepat dan tidak sembarangan. Berikut ini admin sampaikan beberapa tips cerdas tentang  cara budidaya jagung menggunakan pupuk hantu.

I. BENIH JAGUNG UNGGUL BERSERTIFIKAT
Pemilihan bibit hendaknya dipilih bibit yang sudah lolos sertifikasi. Untuk penanaman 1 hektar lahan benih yang dibutuhkan 20-30 kg benih. Varietas jagung hendaknya dipilih sesuai dengan kecocokan wilayahnya.

II. SISTEM PENGOLAHAN LAHAN

  • Berikan pupuk kandang sebelum olah tanah, dosis anjuran 1,5 ton per ha dan ZPT Pupuk Hantu dengan dosis 4 cc/liter air.
  • Sebaiknya lahan diratakan sehingga diperoleh struktur tanah yang remah]
  • Selanjutnya bersihkan dari gulma yang masih ada.
  • Agar jagung nantinya tumbuh dengan baik maka  buatlah drainase dengan jarak  70-100 Cm dengan lebar dan kedalaman 10-30 cm.

III. PENANAMAN

  • Sebelum ditanam benih jagung  harus direndam dengan larutan ZPT Ratu Biogen/Hantu multiguna dengan dosis 2 cc/1 lt air selama 5-10 menit.
  • Penanaman bisa menggunakan penugal dengan memasukkan 2 benih disetiap lubangnya.
  • Tutup kembali lubang setelah benih dimasukkan.
No Cara dan jarak tanam Populasi (ha)
1 Tegel 20 cm x 20 cm 250.000
2 Tegel 20 cm x 40 cm 125.000

IV. PEMELIHARAAN
– Pemupukan

  • Pada waktu jagung berusia 0 – 1 bulan maka lakukan penyemprotan dengan ZPT Ratu Biogen/ZPT Hantu Multiguna dengan interval tiap 10 hari dosis 2 cc/liter air .
  • Saat jagung berusia 30 – 70 hari atau setelah pembungaan maka gunakan ZPT Ratu Biogen/ZPT Hantu Multiguna dicampur dengan NPK Jago Tani RB dengan interval tiap 20 hari 2 cc/liter air .

– Penyiangan Gulma

  • Pada saat gulma mulai muncul maka lakukan penyiangan terhadap gulma
  • Lakukan penyiangan pengendalian gulma secara manual bukan dengan zat yang dapat merusak ekosistem

V. Pengendalian Penyakit

  • Identifikasi dini penyakit jagung yang ada misalkan; cendawan, bakteri, virus dll.
  • Gunakan Pestisida Organik ZEUTAN sebagai pengendalinya agar tidak berbahaya bagi kesehatan dan tidak merusak lingkungan

VI. Panen
Lakukan panen jagung  ketika > 90 % polong telah masak atau kelobotnya sudah berwarna coklat keputihan. Usia panen yang tepat sangat menentukan mutu yang dihasilkan.

 

 


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *